Selasa, 16 November 2010

mimpi kita berbeda

aku menemui teman-teman baru di tempat baru. cerita baru, dan masukan lainnya. kemarin aku berpendapat kalau kita (aku dan teman-temanku yang lain) punya mimpi yang berbeda. duluu, waktu kita masih dalam taraf adaptasi, aku menemukan wajah-wajah yang selalu ceria dan membuat orang lain ceria. tapi, seminggu yang lalu, aku melihat wajah-wajah itu berubah. mungkin itulah wajah asli mereka. wajah yang hanya bisa tersenyum pada orang yang mereka mau, hanya pada orang yang terlihat. mana keramahan kalian dulu? yang selalu aku tunggu saat pertama aku masuk ruangan itu. mungkinkah apa yang dikatakan seseorang disana? kita punya beberapa sisi yang dapat kita pakai sesukanya.


aku sedang senang, jadi aku pakai topeng wajah tersenyumku. aku sedang sedih. maka aku pakai topeng wajah tersenyumku. aku sedang marah, aku memakai topeng tak berekspresiku. aku sedang menangis, maka aku pakai topeng tertawaku.

hari terakhir dibulan juli tahun ini. aku melihat bagaimana mereka melihatku. aku mengerti dimana aku harus ditempatkan. aku tahu apa yang mereka pikirkan tentangku. aku bisa merasakan kalau mereka melirikku. sadarkaaah??

hari dimana aku memulai pikiran itu. aku akan selalu mengenang hari itu. aku harap aku dapat menempatkan diriku dengan benar. agar wajah tersenyum bahkan wajah tertawa MEREKA masih dapat tetap aku lihat saat aku masuk ke bangunan itu.. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar