Selasa, 16 November 2010

mimpi :)

Sebenernya, kalau kita sadar mimpi apa yang harus kita buat, mimpi itu akan jadi hal yang sangat menakjubkan. Menjadi hal yang mendukung kita dari belakang. Tapi, apa jadinya jika kita seenaknya merancang jalan mimpi kita? Bisa jadi jalan itu nggak akan benar-benar kita tempuh. Kita akan terus bermimpi! Ini kisahku, dan aku cerita ini hanya ingin kau tahu :)

Sejak aku menginjak SMP, aku pasti menyempatkan waktu-waktu luang untuk bermimpi, berkhayal, merancang apa yang akan terjadi setelahnya. 5 menit kedepan pun aku rancang jalan ceritanya. Tapi apa? Nggak pernah terwujud. Artinya, seorang uyun udah kelewat batas bermimpi. Yang aku impiin tu bener-bener nggak mungkin terjadi! Aku sudah hampir dewasa. Aku menuntut pikiranku untuk dewasa juga. Setidaknya, tinggalkanlah mimpi-mimpi tidak mungkinmu. Tinggalkanlah apa yang benar-benar tidak menatapmu. Impikan apa yang kamu jalani. Impikan dengan wajar. Nggak usah bermimpi setinggi-tingginya(tapi harus tinggi untuk mimpi cita-cita). Karena kalo jatuh, ukh, sakit. Apalagi kalo jatuhnya ke tanah berbatu? Artinya, jalan yang bakalan susah banget kamu lalui. Kamu nggak mungkin hidup hanya dengan mimpi. Tapi lakukan mimpi itu. Aku tidak bisa untuk melakukan mimpiku! Khayalanku! Khayalan tentang 10menit kedepan, khayalan tentang besok. Yang kumaksud disini bukan mimpi dalam arti cita-cita, tapi mimpi dalam arti apa yang akan kita lakukan nanti. Nanti 10menit lagi, satu jam lagi, dan seterusnya.
Mungkin benar kata orang, pikiranku udah terjebak dalam pikiran orang-orang pemimpi. Orang-orang yang bermimpi bukan untuk kesuksesan masa depan. Tapi untuk kesenangan masa depan. Aku ingin merubahnya. Aku ingin jadi perancang cita-cita. Bukan hanya perancang mimpi. Aku ingin mimpiku jadi nyata. Bukan hanya membayangkan mimpi :)
ayo bermimpi. mimpi yang berguna bagi kesuksesan masa depan kita :) :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar