bahagia
kata seorang teman, bahagia itu sederhana
sesederhana apa?
kapan aku terkahir bahagia?
yang pertama terlintas, saat aku masih bisa mendengar kumandang adzan
tapi waktu aku mendapati layar ini masih bisa menyala, aku juga bahagia
dan saat aku bisa menulis ini, ada rasa bahagia
mungkin ini yang disebut 'bahagia itu sederhana'
bahagia
bagi seorang cewek bahagia atau sedih , marah, kecewa, sangat tipis jaraknya
entah memungkiri kebahagiaan itu atau membesar-besarkan kesedihan
bahagia, mungkin untuk hati yang sedang kelam sepercik kebahagiaan tidak mengubah apapun
but, let's turn the time
saat kita merasa dikhianati, orang lain tidak memperhatikan
saat merasa melakukan yang terbaik, tidak ada tepuk tangan atau pujian
saat melakukan sesuatu secara bersamaan, yang ada malah sindiran peruntuh semangat
aku sering mendengar bagaimana aku dimata orang lain
dan usahaku bersikap ramah-tapi-sedikit-acuh yang terlihat malah acuhnya
dalam keadaanku dipenilaian orang lain, merasa kan kalau aku juga punya hati
huahahahahahah ababil tenan iki postingane
jadi dalam kegalauan dan kesedihan juga kekecewaanku ini, oiya ditambah perasaan tidak-diterimaku ini aku bisa sangat merasakan bahagia yang kecil
bahagia yang kecil
seperti partikel air yang jika tercipta miliaran akan jadi banjir, bahagia ini kelak akan membajiri hati
mellow sekaleeee
PS: aku senyum-senyum membayangkan kok bisa aku nulis kayak gini huahahahahahahah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar