Rabu, 18 Januari 2012

diawali dengan huruf P

hujaaaaaaaaaaaaaaaaan yak hari ini hujan dan hujannya itu sangat deras dan aku nggak bawa jaket dan pengen nonton gatel (Liga Teladan) aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa



pulsek hujan gede
sinde: yun sido nonton ra?
aku: tep sido, tuku mimik sek

dan setelah beberapa saat kita meluncur ke Lapangan Mancasan (makasih buat via udah minjemin motor :B) dengan berselimut mantol dan salah belok, begitu menemukan jalan yang benar sampailah kita di Lapangan tujuan dan pertandingan udah dimulai aaaaaaaaaa telat niiich

ini dia yang bikin aku dan sinde berpikir bahwa kedatangan kami membawa keberuntungan. belom juga markir motor, Hanif, ustad kelas kita, membuat gol dan sukseslah aku sama sinde teriak-teriak geje gitu. sampe sana belum ada penonton niiih, akhirnya kita beli air mineral buat para bapak Papitoo. akhirnya tambah deh retyan sama muthia dan disana malah ada ahid yang bukannya nyemangatin ipa tuju malah ndukung sepuluh lima, apaan cobaaaa-,-
tak diduga-duga saudara, sepuluh lima bisa menyamakan kedudukan jadi 1-1 nggak papa deh yang penting nggak kalah haha
nonton bola ditemani rintik hujan itu sesuatu banget deh, seragam jadi dingin gimana gitu u,u

saat yang lain tengah guling-guling di lumpur tengah lapangan, pahlawan papitoo datang *pasti gede tuh kepala kalo baca ini-_____________-* taru dengan muka innocent-nya. segeralah pakai jersey baru *yang alhamdulillah ya, punya jersey*
taru: luuk*tereak manggil lukman* *terus tangannya mengisyaratkan pergantian pemain*
(BeTeWe penting ya nulis ini?)

cuuuuuuuuuuus taru masuk dan gilar keluar. wuuus wuus wuss mulanya taru galau nih... GaTel, kerja, GaTel, kerja, GaTel, kerja, aaaaaaaaaaaaaaaarrrgggh *kaki nggejrok-nggejrok lantai*
dan entah mendapat wangsit darimana taru akhirnya datang GaTel uuuuuuuuuuu demi Papitoo yaaa :3

priiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit istirahat deh pada minum airnya tadi, cuuus wasitnya nggak sabaran banget(masa wasitnya make mantol coba? wagu tenan-,-) akhirnya kita main lagi nih.. wuuus wuss wus ditengah berkali-kali meleset akhirnya lukman si alis tebal ini mampu memberikan golnya buat Papitoo aaaaaaaaaa lukmaaaaan

mulai  banyak yang nonton niiiih jadi rame tapi hujan jadi pada nyari spot kering haha
*set* liat jam dan udah setengah empat oooo tidaaaaak ada acara lain nich *ugh sok sibuk!* haha cuus deh sendirian ke sekolah lagi kehujanan lagi mana sampe sekolah mau wudhu air habis, mati lampu segala.

habis shalat anak Papitoo udah pada balik dan kita menaaaaaang yeeeeeaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah!
tak sia-sia dingin yang terserap dalam tubuh ini *hahaha

diawali dengan huruf P
diakhiri dengan KEBAHAGIAAN
semoga selalu seperti itu
kebahagiaan bukan berarti kemenangan, tapi bagaimana sebuah perjuangan dapat melegakan para pejuang itu sendiri





dari hati, untuk Papitoo :3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar